auto_awesome

Ini adalah contoh Modul Ajar dari perpustakaan PijarAI. Daftar gratis untuk membuat Modul Ajar versi Anda sendiri — sesuai jenjang, fase, dan kondisi kelas — dalam 60 detik.

SD PPKn

Contoh Modul Ajar PPKn Fase A untuk SD Kelas 1

school Kurikulum Merdeka
calendar_today 15 Jul 2026
visibility Publik & Gratis

Mengajar PPKn di Fase A (SD kelas 1-2) adalah tantangan tersendiri. Siswa berusia 6-7 tahun belajar melalui bermain, meniru, dan berinteraksi — bukan melalui ceramah. Modul Ajar PPKn yang efektif untuk usia ini harus menyesuaikan pendekatan dengan tahap perkembangan anak.

Prinsip Pembelajaran PPKn untuk Anak Usia 6-7 Tahun

  • Konkret bukan abstrak: Nilai “saling menghormati” harus dirasakan langsung, bukan sekadar didengar
  • Bermain sebagai medium belajar: Permainan kooperatif mengajarkan kerja sama lebih efektif dari penjelasan verbal
  • Cerita dan tokoh: Anak usia ini mudah teridentifikasi dengan karakter dalam cerita
  • Rutinitas dan pembiasaan: Nilai karakter tertanam melalui pengulangan konsisten, bukan insiden tunggal

Contoh Modul Ajar PPKn Fase A: Aku Sayang Temanku (Nilai Persatuan)

A. Informasi Umum

  • Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
  • Fase / Kelas: A / Kelas 1
  • Tema: Aku dan Teman-Temanku (Nilai Persatuan dalam Kehidupan Sehari-hari)
  • Alokasi Waktu: 4 JP (2 pertemuan)
  • Profil Pelajar Pancasila: Berkebinekaan Global, Gotong Royong, Beriman dan Bertakwa
  • Sarana: Boneka tangan, kartu gambar kegiatan bersama, buku cerita

B. Tujuan Pembelajaran

  1. Menyebutkan contoh sikap saling membantu di rumah dan sekolah
  2. Menunjukkan sikap mau berbagi dan bekerja sama dalam permainan kelompok
  3. Mengungkapkan perasaan saat membantu teman dan saat dibantu teman

C. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1: Bercerita dan Bermain Peran

Pembuka (10 menit): Guru menggunakan boneka tangan untuk bercerita tentang dua anak yang berbeda suku namun berteman baik. Siswa menyimak dan merespons cerita.

Inti (50 menit):

  • Diskusi singkat: “Apa yang dilakukan tokoh cerita tadi? Apakah itu baik?”
  • Permainan “Estafet Kebaikan”: siswa berdiri melingkar, saling menyebutkan satu kebaikan teman di sebelahnya
  • Siswa menggambar “Satu hal yang akan aku lakukan untuk membantu temanku”

Penutup (10 menit): Siswa berbagi gambar mereka. Guru merangkum nilai persatuan dengan bahasa sederhana.

Pertemuan 2: Proyek Mini Bersama

Kelas dibagi dalam kelompok 4-5 anak. Setiap kelompok membuat “Mural Persahabatan” — kertas karton besar yang dihiasi dengan gambar kegiatan bersama yang mereka sukai. Proses kolaborasi inilah yang menjadi pembelajaran utama, bukan produknya.

D. Asesmen Fase A

Asesmen PPKn Fase A sebaiknya berbasis observasi, bukan tes tertulis. Gunakan:

  • Checklist observasi perilaku siswa selama aktivitas kelompok
  • Portofolio gambar/karya siswa yang mencerminkan pemahaman nilai
  • Pertanyaan lisan informal: “Ceritakan satu saat kamu membantu teman!”

Menanamkan Dimensi PPP di Fase A

Profil Pelajar Pancasila di Fase A difokuskan pada dimensi yang paling konkret dan dapat diamati:

  • Beriman dan Bertakwa: Berdoa sebelum belajar, mengucap syukur
  • Gotong Royong: Membereskan mainan bersama, membantu teman yang kesulitan
  • Berkebinekaan Global: Mengenal keragaman nama, suku, dan kebiasaan teman sekelas

Kolaborasi dengan Orang Tua

PPKn Fase A tidak bisa berhenti di kelas. Sertakan orang tua melalui “PR Kebaikan Keluarga” — siswa diminta melakukan satu tindakan baik di rumah dan melaporkannya keesokan hari. Ini memperkuat nilai yang dibangun di sekolah.

arrow_back Semua Contoh auto_awesome Buat Modul Ajar Saya