SMP
Seni Budaya
Contoh Modul Ajar Seni Budaya Fase D Terbaru
school Kurikulum Merdeka
calendar_today 15 Jul 2026
visibility Publik & Gratis
Seni Budaya adalah salah satu mata pelajaran yang paling fleksibel namun juga paling menantang untuk disusun Modul Ajarnya. Fleksibel karena memberi ruang kreativitas luas, menantang karena penilaiannya lebih subjektif dibanding mata pelajaran lain.
Cakupan Seni Budaya di Fase D
Di Fase D (SMP kelas 7-9), Seni Budaya mencakup empat bidang utama:
- Seni Rupa: menggambar, melukis, membuat kerajinan, desain
- Seni Musik: vokal, alat musik, ansambel, apresiasi musik
- Seni Tari: gerak dasar, tari tradisional dan kreasi, pertunjukan
- Seni Teater: akting, penulisan naskah, penyutradaraan
Sekolah dapat memilih fokus bidang berdasarkan sumber daya yang dimiliki, namun disarankan minimal mencakup dua bidang per semester.
Contoh Modul Ajar Seni Budaya: Desain Poster Sosial (Seni Rupa)
A. Informasi Umum
- Bidang: Seni Rupa
- Fase / Kelas: D / Kelas 8
- Topik: Desain Poster Sosial tentang Isu Lingkungan
- Alokasi Waktu: 6 JP
- Model: Project Based Learning
- Profil Pelajar Pancasila: Kreatif, Bernalar Kritis, Berkebinekaan Global
B. Tujuan Pembelajaran
- Mengidentifikasi elemen desain (warna, tipografi, komposisi) dalam poster yang efektif
- Merancang konsep poster sosial yang mengkomunikasikan pesan lingkungan secara visual
- Membuat poster selesai dengan teknik yang dipilih (manual atau digital)
- Menjelaskan pilihan desain dalam presentasi singkat
C. Kegiatan Pembelajaran
Sesi 1 - Analisis: Siswa menganalisis 5-10 poster sosial terkenal (kampanye lingkungan, kesehatan, sosial). Diskusikan: Apa yang membuat poster ini berhasil menyampaikan pesan? Bagaimana warna dan tipografi berperan?
Sesi 2 - Perancangan: Siswa memilih isu lingkungan yang mereka peduli. Membuat 3 sketsa konsep berbeda. Teman memberikan umpan balik mana yang paling kuat.
Sesi 3 - Produksi & Pameran: Siswa membuat poster final. Diakhiri dengan mini pameran di koridor sekolah agar seluruh warga sekolah dapat mengapresiasi.
D. Asesmen Seni Budaya
Asesmen seni yang baik menilai proses bukan hanya produk:
- Jurnal proses: Siswa mendokumentasikan perkembangan karya dari sketsa hingga final
- Rubrik estetika: Menilai komposisi, penggunaan elemen desain, dan kesesuaian pesan
- Presentasi artistik: Siswa menjelaskan keputusan kreatif yang mereka buat
- Apresiasi teman: Peer feedback terstruktur menggunakan format “Glow and Grow”
Menyeimbangkan Kreasi dan Apresiasi
Kurikulum Merdeka menekankan keseimbangan antara kreasi (siswa menciptakan) dan apresiasi (siswa mengapresiasi karya orang lain). Integrasikan kunjungan virtual ke museum, mendengarkan/menonton pertunjukan, dan diskusi tentang karya seniman Indonesia dalam setiap unit.
Mengatasi Hambatan Sumber Daya
Tidak semua sekolah memiliki studio seni, piano, atau kostum tari. Solusinya:
- Gunakan bahan daur ulang untuk seni rupa
- Manfaatkan aplikasi musik digital gratis di smartphone
- Rekam tari menggunakan kamera ponsel untuk asesmen
- Kolaborasi dengan seniman lokal atau alumni yang bersedia berbagi pengalaman