SMP
IPS
Contoh Modul Ajar Deep Learning SMP Kelas 7 IPS
school Kurikulum Merdeka
calendar_today 15 Jul 2026
visibility Publik & Gratis
Informasi Umum
| Mata Pelajaran | IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) |
| Jenjang / Kelas | SMP / Kelas 7 (Fase D) |
| Alokasi Waktu | 6 JP × 40 menit (3 pertemuan) |
| Model Pembelajaran | Deep Learning — Reflective Thinking & Collaborative Inquiry |
| Profil Pelajar Pancasila | Bernalar Kritis, Berkebinekaan Global, Bergotong Royong |
Tujuan Pembelajaran
- Peserta didik dapat menganalisis kondisi geografis Indonesia dan hubungannya dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
- Peserta didik dapat mengevaluasi dampak letak geografis Indonesia terhadap keanekaragaman budaya dan sumber daya alam.
- Peserta didik dapat merancang solusi kreatif atas permasalahan yang ditimbulkan oleh kondisi geografis tertentu.
Pemahaman Bermakna & Pertanyaan Pemantik
Pemahaman Bermakna: Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Kondisi geografisnya bukan hambatan, melainkan keunggulan yang membentuk keragaman budaya, kekayaan sumber daya, dan karakter bangsa.
- Mengapa orang-orang di pesisir pantai berbeda mata pencahariannya dengan yang tinggal di pegunungan?
- Apakah letak Indonesia yang berada di "cincin api" lebih banyak merugikan atau menguntungkan?
- Jika kamu bisa memilih, di wilayah manakah Indonesia kamu ingin tinggal dan mengapa?
Langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1: Membangun Rasa Ingin Tahu (Mindful Inquiry)
Pendahuluan (15 menit)
- Guru menampilkan foto kontras: nelayan di Maluku, petani teh di Bandung, penambang di Kalimantan, pedagang di Pasar Beringharjo Yogyakarta.
- Siswa diminta menebak: di mana foto itu diambil dan apa yang membuat masing-masing berbeda?
Inti (55 menit)
- Siswa membaca peta Indonesia dalam kelompok kecil dan mengidentifikasi minimal 5 kondisi geografis yang mereka temukan.
- Setiap kelompok mendapat kartu "wilayah" berbeda (Papua, Sumatera, Jawa, Sulawesi, NTT) dan diminta mendeskripsikan kondisi geografis serta aktivitas ekonomi utama di wilayah tersebut.
- Gallery walk: tempel hasil kerja kelompok, siswa berkeliling dan memberi komentar dengan sticky note.
Pertemuan 2: Mendalami Hubungan Geografis-Ekonomi (Meaningful Learning)
Inti (70 menit)
- Studi kasus: Mengapa Batik Jogja dan Tenun Ikat NTT menggunakan motif yang berbeda? (Koneksi geografis-budaya-ekonomi).
- Siswa menganalisis data: perbandingan PDRB per kapita 5 provinsi dengan kondisi geografis berbeda.
- Diskusi kritis: Apakah sumber daya alam selalu menjamin kemakmuran? Jelaskan dengan bukti!
Pertemuan 3: Refleksi & Aksi (Joyful Learning)
Inti (60 menit)
- Proyek: Siswa merancang "Peta Potensi Wilayah" untuk daerah asal mereka — apa keunggulan geografis daerahnya dan bagaimana mengoptimalkannya?
- Presentasi singkat (3 menit per kelompok) diikuti sesi tanya jawab kritis dari teman sekelas.
Asesmen
Formatif: Observasi diskusi, lembar refleksi harian ("3 hal yang dipelajari, 2 pertanyaan, 1 hal mengejutkan").
Sumatif: Esai argumentatif (400 kata): "Kondisi geografis Indonesia: berkah atau tantangan? Buktikan pendapatmu dengan data!"
Pengayaan & Remedial
Pengayaan: Riset mandiri tentang konsep "geographical determinism" dan perdebatannya dalam ilmu sosial modern.
Remedial: Peta konsep bergambar kondisi geografis Indonesia dengan bimbingan guru.
Buat Modul Ajar Versi Anda Sendiri dalam 60 Detik
Contoh di atas bersifat umum. Dengan PijarAI, Anda bisa generate Modul Ajar yang persis sesuai jenjang, fase, mata pelajaran, model pembelajaran, dan kondisi kelas Anda — lengkap dengan ATP, asesmen, LKPD, dan Profil Pelajar Pancasila.
? Coba Generator Modul Ajar Gratis
Tidak perlu kartu kredit · Gratis untuk dicoba · Sesuai Kurikulum Merdeka