SD
Matematika
Contoh Modul Ajar Kelas 3 SD Matematika Kurikulum Merdeka
school Kurikulum Merdeka
calendar_today 15 Jul 2026
visibility Publik & Gratis
Informasi Umum
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Jenjang / Kelas | SD / Kelas 3 (Fase B) |
| Topik | Perkalian dan Pembagian Bilangan Cacah |
| Alokasi Waktu | 6 JP × 35 menit (3 pertemuan) |
| Model Pembelajaran | Concrete-Pictorial-Abstract (CPA) |
| Profil Pelajar Pancasila | Bernalar Kritis, Mandiri, Kreatif |
Tujuan Pembelajaran
- Peserta didik dapat menjelaskan konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang menggunakan benda konkret.
- Peserta didik dapat menghitung perkalian 1–10 dengan strategi yang efisien.
- Peserta didik dapat memahami hubungan antara perkalian dan pembagian (operasi invers).
- Peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan perkalian dan pembagian.
Pemahaman Bermakna & Pertanyaan Pemantik
Pemahaman Bermakna: Perkalian bukan sekedar hafalan — ini adalah cara cerdas untuk menghitung lebih cepat dan efisien dalam kehidupan sehari-hari.
- "Kalau ada 5 meja dan setiap meja ada 4 kursi, bagaimana cara paling cepat menghitung jumlah kursinya?"
- "Ibu membeli 3 dus telur, masing-masing dus berisi 12 telur. Berapa total telurnya? Cara apa yang kamu pakai?"
Langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1: Konkret — Benda Nyata
Inti (60 menit)
- Guru membagikan kelereng/kacang kepada tiap kelompok. "Susun 3 kelompok kelereng, masing-masing isi 4. Hitung totalnya!"
- Siswa menemukan sendiri bahwa 3 × 4 = 4+4+4 = 12.
- Eksplorasi: berbagai susunan untuk menemukan pola (2×6, 3×4, 4×3, 6×2 semuanya = 12).
- Temukan hukum komutatif perkalian melalui penemuan sendiri.
Pertemuan 2: Pictorial — Gambar & Array
Inti (60 menit)
- Memperkenalkan "array" (susunan baris×kolom). Siswa menggambar array untuk soal perkalian.
- Tabel perkalian sebagai "peta" — siswa menemukan pola dalam tabel (kelipatan, simetri diagonal).
- Strategi cerdas: "kalau lupa 7×8, ingat 7×7=49, tambah 7 lagi!"
Pertemuan 3: Abstract — Simbol & Masalah Kontekstual
Inti (60 menit)
- Hubungan perkalian-pembagian: jika 4×5=20, maka 20÷4=? dan 20÷5=?
- "Keluarga Bilangan": 4, 5, 20 membentuk keluarga perkalian-pembagian.
- Masalah cerita kontekstual: siswa menyelesaikan 5 soal cerita dari situasi kehidupan nyata (pasar, sekolah, taman).
Asesmen
Diagnostik: Soal penjumlahan berulang — untuk memastikan siswa siap belajar perkalian.
Formatif: Exit ticket: 3 soal perkalian dan 1 soal cerita di akhir setiap pertemuan.
Sumatif: Tes tertulis 15 soal: 5 soal konsep (array/gambar), 5 soal hitung, 5 soal cerita.
Pengayaan & Remedial
Pengayaan: Temukan semua cara untuk menghasilkan 24 menggunakan perkalian (1×24, 2×12, 3×8, 4×6) — eksplorasi faktor.
Remedial: Kembali ke tahap konkret dengan manipulatif; fokus pada perkalian 1–5 dulu sebelum melanjutkan.
Buat Modul Ajar Versi Anda Sendiri dalam 60 Detik
Contoh di atas bersifat umum. Dengan PijarAI, Anda bisa generate Modul Ajar yang persis sesuai jenjang, fase, mata pelajaran, model pembelajaran, dan kondisi kelas Anda — lengkap dengan ATP, asesmen, LKPD, dan Profil Pelajar Pancasila.
? Coba Generator Modul Ajar Gratis
Tidak perlu kartu kredit · Gratis untuk dicoba · Sesuai Kurikulum Merdeka