SD
IPAS
Contoh Modul Ajar Kelas 4 SD IPAS Wujud Zat dan Perubahannya
school Kurikulum Merdeka
calendar_today 15 Jul 2026
visibility Publik & Gratis
Informasi Umum
| Mata Pelajaran | IPAS |
| Jenjang / Kelas | SD / Kelas 4 (Fase B) |
| Topik | Wujud Zat dan Perubahannya |
| Alokasi Waktu | 4 JP × 35 menit (2 pertemuan) |
| Model Pembelajaran | Inquiry Learning |
| Profil Pelajar Pancasila | Bernalar Kritis, Mandiri |
Tujuan Pembelajaran
- Peserta didik dapat membedakan sifat-sifat zat padat, cair, dan gas melalui percobaan langsung.
- Peserta didik dapat menjelaskan 6 jenis perubahan wujud zat (mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, mengkristal).
- Peserta didik dapat mengaitkan fenomena perubahan wujud zat dengan kehidupan sehari-hari dan proses alam.
Pertanyaan Pemantik
- "Kalian pasti pernah makan es krim. Apa yang terjadi kalau es krim didiamkan terlalu lama? Ke mana perginya es krim itu?"
- "Kenapa pakaian basah bisa menjadi kering walau tidak dipanaskan? Air itu pergi ke mana?"
- "Apakah wujud air bisa berubah menjadi benda padat? Bagaimana caranya?"
Langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1: Menemukan Sendiri melalui Percobaan
Pendahuluan (10 menit)
- Guru menyiapkan 3 stasiun: es batu, air dalam botol, balon berisi udara. Siswa mengamati dan mencatat perbedaannya.
Inti (50 menit)
- Stasiun 1 — Membeku & Mencair: Amati es batu yang diletakkan di piring — catat waktu mulai mencair; bandingkan es batu di tempat gelap vs. terkena matahari.
- Stasiun 2 — Menguap: Cipratkan air di atas kertas dan pantau perperubahannya setiap 5 menit.
- Stasiun 3 — Mengembun: Gelas berisi air dingin ditaruh di tempat yang lebih hangat — amati apa yang terjadi di luar gelas.
- Siswa mencatat temuan di LKPD, lalu mendiskusikan: faktor apa yang mempercepat atau memperlambat perubahan wujud?
Pertemuan 2: Membangun Pemahaman Menyeluruh
Inti (60 menit)
- Siswa membuat "Diagram Perubahan Wujud Zat" — enam panah yang menghubungkan padat, cair, dan gas dengan nama perubahan dan contoh dari percobaan.
- Diskusi: mana yang membutuhkan energi (panas) dan mana yang melepaskan energi (dingin)?
- Koneksi ke alam: siklus air, pembentukan salju, kabut pagi — dihubungkan dengan diagram yang sudah dibuat.
Asesmen
Formatif: LKPD percobaan (ketelitian observasi dan kelengkapan catatan).
Sumatif: Siswa menjelaskan satu fenomena alam (misalnya: terbentuknya embun di pagi hari) menggunakan konsep perubahan wujud yang telah dipelajari — dalam bentuk gambar berseri + penjelasan tertulis.
Buat Modul Ajar Versi Anda Sendiri dalam 60 Detik
Contoh di atas bersifat umum. Dengan PijarAI, Anda bisa generate Modul Ajar yang persis sesuai jenjang, fase, mata pelajaran, model pembelajaran, dan kondisi kelas Anda — lengkap dengan ATP, asesmen, LKPD, dan Profil Pelajar Pancasila.
? Coba Generator Modul Ajar Gratis
Tidak perlu kartu kredit · Gratis untuk dicoba · Sesuai Kurikulum Merdeka