Modul Ajar IPA Fase E dirancang untuk siswa kelas 10 SMA yang baru bertransisi dari SMP. Fase ini menjadi fondasi penting karena siswa mulai mempelajari IPA secara lebih mendalam — baik Fisika, Kimia, maupun Biologi — dengan pendekatan saintifik yang lebih ketat.
Pada Fase E, siswa SMA diharapkan:
Siswa mampu:
Perubahan iklim bukan sekadar isu global abstrak — dampaknya nyata di sekitar kita. Dengan memahami sains di balik perubahan iklim, siswa dapat mengambil peran aktif sebagai generasi yang bertanggung jawab terhadap bumi.
Guru memutarkan video singkat tentang es kutub yang mencair. Siswa melakukan diskusi Think-Pair-Share tentang penyebab fenomena tersebut. Kemudian guru membimbing siswa membangun pemahaman tentang efek rumah kaca melalui diagram interaktif dan data suhu rata-rata bumi selama 100 tahun terakhir.
Kelompok siswa (4-5 orang) memilih satu ekosistem lokal (pantai, sawah, hutan kota, sungai) untuk diselidiki. Mereka mengumpulkan data sekunder dari sumber terpercaya dan melakukan pengamatan langsung jika memungkinkan. Lembar kerja penyelidikan memandu proses analisis.
Setiap kelompok mempresentasikan temuan dan usulan solusi dalam format poster ilmiah atau presentasi digital. Guru dan siswa lain memberikan umpan balik konstruktif.
Formatif: Jurnal belajar mingguan, observasi diskusi kelompok, kualitas pertanyaan yang diajukan siswa.
Sumatif: Laporan penyelidikan dan presentasi poster, dinilai dengan rubrik yang mencakup: keakuratan konsep sains, kualitas argumen berbasis bukti, kelayakan solusi yang diusulkan, dan kemampuan komunikasi.
Tujuan Pembelajaran IPA yang efektif untuk Fase E harus:
Salah satu keistimewaan IPA Kurikulum Merdeka di Fase E adalah pendekatan terpadu. Topik “Perubahan Iklim” secara alami mengintegrasikan:
Integrasikan teknologi secara bermakna: simulasi online untuk eksperimen yang tidak mungkin dilakukan di lab sekolah, aplikasi pengumpulan data real-time, dan visualisasi data ilmiah. Platform AI seperti PijarAI dapat membantu guru menyusun prompt penyelidikan, rubrik penilaian, dan pertanyaan diskusi yang mengakomodasi level kemampuan berbeda.